Nah kebetulan waktu kesana, udah gak ada para tourist yang bersantap, so atas kebaikan sang penjaga, kita bisa menikmati suasana di sana deh.
Menuju kesana, melewati hutan dengan jalan tanah yang tidak rata. kalo mau ke sini jangan bawa sedan deh. Kalo musim hujan apa lagi... sampai di tempat perhentian kendaraan terasa agak lenggang karena sudah tidak terlalu liar lagi. dari tempat parkir ini kita berjalan kaki sedikit, dan memasuki kawasan bamboo. sebentar saja berjalan kita sudah menemukan sebongkah rangkaian potongan bamboo yang membentuk sebuah bangunan. Dinding, lantai dan atap terbuat dari bambu. Benar2 memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya. sangat menyatu dengan alam.. walaupun bukan style deconstructive, tapi idenya cukup pantas untuk dipuji.. walau setiap orang punya kemungkinan untuk membuat yang seperti ini, tapi kenapa tidak banyak yang sudah membuatnya? so, ini bisa saya sebut kreatif...
kalo ada yang buat bangunan bamboo yang wah dan sangat extraordinary di atas tanah yang mahal karena berkembangnya pariwisata disana, maka ide itu sengaja dibuat agar tampak exclusive dan tampak desain didapat dari arsitek handal, tapi yang satu ini idenya berkembang karena memang daerah itu adalah daerah hutan bambu. tidak ada sesuatu yang direkayasa... ini merupakan kejujuran ruang dan waktu dalam arsitektur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar